Browse » Home » » LATAR BELAKANG KEGIATAN
Selasa, 29 September 2009
LATAR BELAKANG KEGIATAN
Dunia pendidikan telah banyak dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Para guru dituntut untuk terus meng-update pengetahuan dan keterampilannya agar dapat terus mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikas. Namun demikian, dalam usaha untuk mengimbangi perkembangan TIK, para guru mengalami banyak kendala antara lain faktor usia, ketersediaan sarana dan prasarana, dukungan dari pihak sekolah dan kendala-kendala lainnya baik secara teknis maupun non-teknis.
Hingga saat ini masih banyak guru-guru di jenjang pendidikan tingkat dasar yang mengalami tehcnopobia, dimana mereka memiliki sikap apatis, takut dan tidak mau mengetahui lebih banyak tentang perkembangan teknologi, alih-alih mengintegrasikan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di dalam kelas. Kondisi seperti ini sangat memprihatinkan karena secara tidak langsung guru-guru tersebut telah merampas kesempatan para peserta didik untuk mendapatkan informasi lebih banyak melalui TIK dan untuk lebih ter-expose pada perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di dunia luar. Dengan memanfaatkan TIK, guru dapat memberikan layanan pada siswa tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa, demikian juga dapat memperoleh informasi dengan lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui cyber space dengan menggunakan komputer atau internet. Sistem pembelajaran dengan menggunakan media komputer dan internet seperti ini juga dikenal dengan istilah e-learning.
Sejalan dengan Renstra Depdiknas yaitu menempatkan ICT menjadi bagian penting upaya peningkatan mutu dan pemerataan program pendidikan khususnya program wajar dikdas 9 tahun, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta merasa bertanggung jawab untuk turut serta secara aktif dalam upaya mengembangkan profesionalisme guru-guru di Purwasukasi (Purwakarta, Subang, Karawang dan Bekasi). Untuk itu kami bernaksud menyelenggarakan suatu rangkaian kegiatan yang diharapkan dapat dapat menjawab tantangan yang dihadapi para guru dan siswa sekolah dasar untuk mendapatkan informasi lebih dalam mengenai ICT. Dari kegiatan ini diharapkan terciptanya guru-guru sekolah dasar yang lebih kreatif, inovatif, memiliki daya juang serta motivasi tinggi dalam membentuk insane-insan yang berkelas yang nantinya akan menjadi calon-calon pemimpin bangsa yang mampi bersaing dengan daerah atau bahkan Negara lain.
Upaya tersebut tidak terlepas dari peran aktif dunia industri, khususnya industri yang bergerak di bidang teknologi informasi dan komunikasi serta industri-industri pendukung lainnya. Dalam hal ini, industri-industri tersebut dapat bekerja sama dengan institusi-institusi pendidikan dalam menyediakan fasilitas seperti peralatan dan perlengkapan yang dibutukhan dalam memperkenalkan Teknologi Informasi dan Komunikasi kepada dunia pendidikan.
Adapun kegiatan yang kami rencanakan adalah “Festival Teknologi dan Komunikasi untuk Pendidikan Dasar 2009” yang mana rangkaian kegiatan ini akan meliputi seminar, lokakarya, lomba untuk guru dan siswa sekolah dasar serta bazaar buku dan media pembelajaran. Dalam kegiatan ini, para peserta tidak hanya mengikuti seminar saja, melainkan dapat secara aktif dan interaktif terlibat dalam workshop ICT yang akan membahas aplikasi e-learning di dalam kelas, tidak hanya secara teori namun langsung diaplikasikan dalam bentuk praktik. Pada akhir kegiatan ini, para peserta akan diberi kesempatan menampilkan hasil karya mereka pada pameran media pembelajaran.
Hingga saat ini masih banyak guru-guru di jenjang pendidikan tingkat dasar yang mengalami tehcnopobia, dimana mereka memiliki sikap apatis, takut dan tidak mau mengetahui lebih banyak tentang perkembangan teknologi, alih-alih mengintegrasikan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di dalam kelas. Kondisi seperti ini sangat memprihatinkan karena secara tidak langsung guru-guru tersebut telah merampas kesempatan para peserta didik untuk mendapatkan informasi lebih banyak melalui TIK dan untuk lebih ter-expose pada perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di dunia luar. Dengan memanfaatkan TIK, guru dapat memberikan layanan pada siswa tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa, demikian juga dapat memperoleh informasi dengan lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui cyber space dengan menggunakan komputer atau internet. Sistem pembelajaran dengan menggunakan media komputer dan internet seperti ini juga dikenal dengan istilah e-learning.
Sejalan dengan Renstra Depdiknas yaitu menempatkan ICT menjadi bagian penting upaya peningkatan mutu dan pemerataan program pendidikan khususnya program wajar dikdas 9 tahun, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta merasa bertanggung jawab untuk turut serta secara aktif dalam upaya mengembangkan profesionalisme guru-guru di Purwasukasi (Purwakarta, Subang, Karawang dan Bekasi). Untuk itu kami bernaksud menyelenggarakan suatu rangkaian kegiatan yang diharapkan dapat dapat menjawab tantangan yang dihadapi para guru dan siswa sekolah dasar untuk mendapatkan informasi lebih dalam mengenai ICT. Dari kegiatan ini diharapkan terciptanya guru-guru sekolah dasar yang lebih kreatif, inovatif, memiliki daya juang serta motivasi tinggi dalam membentuk insane-insan yang berkelas yang nantinya akan menjadi calon-calon pemimpin bangsa yang mampi bersaing dengan daerah atau bahkan Negara lain.
Upaya tersebut tidak terlepas dari peran aktif dunia industri, khususnya industri yang bergerak di bidang teknologi informasi dan komunikasi serta industri-industri pendukung lainnya. Dalam hal ini, industri-industri tersebut dapat bekerja sama dengan institusi-institusi pendidikan dalam menyediakan fasilitas seperti peralatan dan perlengkapan yang dibutukhan dalam memperkenalkan Teknologi Informasi dan Komunikasi kepada dunia pendidikan.
Adapun kegiatan yang kami rencanakan adalah “Festival Teknologi dan Komunikasi untuk Pendidikan Dasar 2009” yang mana rangkaian kegiatan ini akan meliputi seminar, lokakarya, lomba untuk guru dan siswa sekolah dasar serta bazaar buku dan media pembelajaran. Dalam kegiatan ini, para peserta tidak hanya mengikuti seminar saja, melainkan dapat secara aktif dan interaktif terlibat dalam workshop ICT yang akan membahas aplikasi e-learning di dalam kelas, tidak hanya secara teori namun langsung diaplikasikan dalam bentuk praktik. Pada akhir kegiatan ini, para peserta akan diberi kesempatan menampilkan hasil karya mereka pada pameran media pembelajaran.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
SEDANG ONLINE :
SPONSOR PENDUKUNG
BSW GRAMEDIA
0 komentar:
Posting Komentar